Sejarah

Memiliki tanggungjawab besar mencetak SDM yang menguasai ilmu Manajemen, Akuntansi dan Komputer yang didukung kemampuan Sistem Informasi Manajemen berbasis Komputer. sehingga YAPASIM mendirikan Universitas Nasional PASIM di Bandung dan STMIK PASIM yang didirikan sejak tahun 2000 melalui SK MENDIKNAS no. 164/D/O/2000 kemudian dipindahkan ke Sukabumi berdasarkan SK MENDIKNAS no. 134/D/O/2008 tanggal 17 Juli 2008.
YAPASIM berdiri pada tanggal 11 Juni 1996 dengan akta notaris No 41 didepan notaris Dr Wiratni Ahmadi SH. Pendirian YAPASIM ini ditujukan untuk menjadi lembaga pengelola pendidikan tinggi. Oleh karena itu, setelah YAPASIM berdiri tidak berapa lama sesudah itu pendiri mengajukan ijin kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang diberi nama STIE PASIM.

Alhamdulillah, permohonan tersebut dikabulkan oleh Menteri pendidikan dan kebudayaan pada tanggal 4 Desember 1996 dengan dikeluarkannya SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.80/D/0/1996 tentang ijin STIE PASIM yang terdiri dari dua jurusan yaitu jurusan manajemen dan jurusan akuntansi.
Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi informasi, di Indonesia khususnya banyak berdiri sekolah tinggi bidang informatika dan komputer. Untuk merespon perkembangan teknologi informasi tersebut serta memenuhi kebutuhan masyarakat, YASIM mengajukan ijin kepada menteri pendidikan nasional untuk mendirikan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer yang diberi nama STMIK PASIM. Berdasarkan pada SK Menteri Pendidikan Nasional RI No 164/D/0/2000 tanggal 23 Agustus 2000 secara resmi berdirilah STMIK PASIM, sehingga dibawah pengelolaan YAPASIM ada dua sekolah tinggi yaitu STIE PASIM dan STMIK PASIM yang kemudian dipindahkan ke Sukabumi berdasarkan SK MENDIKNAS no. 134/D/O/2008 tanggal 17 Juli 2008.
Tidak hanya berhenti sampai disitu, setelah beberapa tahun kemudian pendiri YAPASIM sangat berkeinginan untuk mendirikan universitas, namun pada saat itu ijin untuk mendirikan universitas baru tidak dikeluarkan lagi oleh Departemen Pendidikan Nasional. Namun hal ini tidak menghalangi keinginan pendiri YAPASIM untuk mengelola universitas, tepatnya pada tanggal 25 September 2006 pengelola Yayasan Pendidikan Kader Keuangan dan Perbankan yang mengelola Universitas Nasional Bandung menyerahkan pengelolaan Universitas Nasional Bandung kepada pendiri YAPASIM. Penyerahan tersebut dituangkan dalam akta notaris No 25 tanggal 25 September 2006 didepan Notaris R. Sabar Partakoesoema, SH.MH. Setelah berada dibawah pengelolaan YAPASIM, Universitas Nasional Bandung diajukan perubahan namanya kepada Menteri Pendidikan Nasional RI menjadi Universitas Nasional PASIM. Pengajuan perubahan nama tersebut disetujui oleh Menteri Pendidikan Nasional RI dengan dikeluarkannya SK Menteri Pendidikan Nasional RI No 172/D/0/2007 pada tanggal 6 September 2007. Universitas Nasional PASIM yang disingkat dengan Unas PASIM ini berlokasi pada JL. Dr Djundjunan No 167 Bandung yang terdiri dari lima Fakultas yaitu :

  • Fakultas Ekonomi yang terdiri atas program studi strata 1 manajemen, strata 1 akuntansi, dan diploma 3 manajemen perpajakan.
  • Fakultas Ilmu komputer yang terdiri atas program studi strata 1 teknik informatika, diploma 3 Teknik informatika, dan diploma 3 Manajemen informatika.
  • Fakultas Psikologi yang terdiri atas program studi strata 1 psikologi.
  • Fakultas Sastra yang terdiri atas program studi strata 1 sastra jepang dan diploma 3 sastra Inggris.
  • Fakultas Teknik yang terdiri atas program studi strata 1 teknik industri dan diploma 3 manajemen industri.

Sedangkan STIE dan STMIK PASIM yang dipindahkan ke sukabumi mengalami perkembangan pesat yang kurang dari tiga tahun telah memiliki tiga campus representatif di pusat kota campus I (Boarding Campus) adalah pelopor Pesantren Perguruan Tinggi yang terpadu Dengan STMIK, campus II merupakan campus STIE dan Campus III merupakan Campus STMIK serta telah memiliki jumlah mahasiswa kurang lebih 1000 orang yang terdiri dari mahasiswa kelas regular, karyawan dan eksekutif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *